記事一覧

Cara Agar Supaya Android Smartphone Anda Tidak Kena Virus

Belakangan ini Perkembangan smartphone selalu diiringi perkembangan malware dan bug yang tidak mungkin jika terus dibiarkan bisa menjadi virus berbahaya yang berakibat fatal untuk smartphone yang anda gunakan. Jadi, jika kamu bertanya “bisakah android kena virus ?” Sudah jelas, jawabannya adalah android bisa kena virus. Jenis virus nya pun beragam mulai dari Virus Iklan, Malware, Shortcut, Engriks dan yang paling berbahaya Virus Trojan. Kalau kamu pernah mendengar kabar bahwa android tidak akan kena virus itu jelas tidak benar. Karena semua Tingkat OS Android mudah kena virus tanpa terkecuali.

Penyebab android kena virus seringkali disebabkan oleh kebiasaan pengguna yang mengabaikan sisi keamanan smartphone nya, khususnya pengguna smartphone Android yang sekarang ini menjadi tren dunia. Tidak sedikit pengguna yang memiliki smartphone Android ketika pertama kali membelinya tidak mengerti dengan fitur keamanan dan bagaimana cara mencegah android kena virus. Oleh karena itu, untuk pengguna android selain mahir dan asyik menjalankan fitur dan aplikasi yang ada di smartphone android, anda juga harus tahu tips dan juga cara supaya smartphone android anda tidak terkena virus, yaitu :

1. Hindari Aplikasi Yang Mencurigakan

Saat pertama kali dirilis, banyak sekali aplikasi BBM palsu yang ikut beredar di Google Play. Hal ini menandakan jika pasar aplikasi terpercaya juga kadang bisa kebobolan oleh aplikasi yang bisa saja berbahaya tersebut dan membuat android kena virus parah. Namun, kini Google Play sendiri telah menghapus aplikasi-aplikasi berbahaya tersebut.

Jika aplikasi yang anda inginkan tidak tersedia Versi Gratisnya , ada baiknya jika Anda memakai aplikasi berbayar ketimbang memakai yang versi bajakan. Bisa jadi versi bajakan tersebut sudah disusupi oleh kode berbahaya yang dapat mencuri data pribadi Anda. Bacalah dengan seksama review para pengguna lain tentang aplikasi tersebut. Jika banyak yang memberikan rekomendasi tidak baik maka hindari aplikasi tersebut.

2. Gunakan Aplikasi dari Develover Terpercaya

Banyak tempat download aplikasi alternatif selain Google Play yang ditawarkan kepada para pengguna Android. Tapi, harus disadari jika alternatif ini juga rawan menjadi sarang malware yang siap memasuki perangkat Anda. Sebaiknya pilihlah pasar aplikasi yang terjamin contohnya Google Play, Samsung Apps ataupun Amazon. Kebanyakan dari tempat download aplikasi tersebut menyediakan aplikasi secara gratis, meski memang tersedia juga yang berbayar. Meski demikian, jangan khawatir walupun harganya sedikit mahal ketimbang yang ditawarkan di tempat download lainnya, tetapi keamanan aplikasi di sini pasti lebih terjamin.

Selain itu sebisa mungkin juga hindari download aplikasi .apk dari blog-blog yang tidak jelas sumbernya. Karena kerap kali ditemui, aplikasi-aplikasi android yang ada telah disisipi virus/malware. Beberapa blog ini biasanya memberikan aplikasi premium secara gratis atau aplikasi .apk yang telah di MOD (modifikasi) agar sesuai dengan keinginan pengguna nya.

3. Update Operating System Android Secara Rutin

Hal lain yang dapat dengan mudah anda lakukan adalah dengan rutin mengupdate versi Android jika sudah tersedia. Biasanya notifikasi update ini akan muncul otomatis di Smartphone Android kamu. Sebisa mungkin jangan menunda update Android. Karena biasanya update sendiri dilakukan untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan (bug) yang ada pada versi sebelumnya yang kelemahan tersebut dimanfaatkan oleh sebagian orang agar android kamu mudah kena virus.

4. Pengaturan Pengamanan Perangkat

Android mulai versi 2.2 ke atas adalah sasaran empuk untuk malware. Oleh karena itu agar android kena virus malware tidak terjadi, Google coba menyiasati hal ini dengan cara menambahkan fitur keamanan yang ada di setiap Android. Coba buka Setting pilih Security dan centang Verify Apps. Dengan hal ini, Anda akan diingatkan oleh sistem Android setiap kali ingin memasang aplikasi dalam perangkat.

Fitur ini juga akan menghindari android kena virus download/Install aplikasi sendiri . Yang kerap kali terjadi belakangan ini

5. Gunakan dan Selalu Update Antivirus

Sebagian smartphone android saat kamu beli biasanya sudah disediakan aplikasi Antivirus. Namun, jika aplikasi Antivirus belum tersedia, kamu bisa menginstall nya sendiri. Download saja di Google Play, cari yang memiliki banyak review Positif.

Jika sudah terinstall, jangan lupa untuk selalu mengupdate aplikasi antivirus tersebut. Karena update biasanya dilakukan untuk menambah database virus-virus baru. Dengan begitu, jika ada virus baru yang muncul, antivirus di androidmu bisa mengenalinya sebagai virus

6. Matikan Setting Auto Connect Wi-Fi

Sebagian orang, lebih suka mengaktifkan fitur Auto Connect Wi-Fi. Sehingga saat Akses Wifi di suatu tempat tersedia, maka Wifi di Android akan otomatis terhubung. Memang hal ini sangat bermanfaat untuk kamu yang memiliki kuota terbatas. Juga tentunya akan menghemat Paket data yang kamu miliki karena tidak perlu terus menerus digunakan. Namun, disisi lain fitur ini pun juga mempunyai kelemahan. Beberapa orang bisa saja membuka akses wifi nya agar kamu masuk. Dan saat kamu masuk pada akses wifi orang tersebut, virus akan ikut dimasukkan di smartphone android mu.

Jadi, akan lebih baik secara manual mengaktifkan WIFI Android. Gunakan sesuai dengan kebutuhan anda dan hanya akses WIFI pada tempat-tempat yang dapat dipercaya.
http://www.joerobert.net/2017/01/the-terms-android-and-history-of-android-version.html

Komen

Posting komen

Komen pribadi

Profile

katacinta

Author:katacinta
Kenalkan, nama saya sultan. Umur saya 20 tahun dan saya masih singel. Saya tinggal di Perth, Australia, tetapi saya berasal dari indonesia.

Latest comments

Monthly archive

add me

follow me
QR